Siapa kita?

Bahasa kita kadang jiwa, kadang rasa, kadang kata, kadang hati, kadang emosi, kadang tak terkata..

My Thought...

Friday, December 3, 2010

Lagi lagi hujan dengan angin dingin menerpa kehadapan. Sekejab menyeret pergi semua keriaan kota, lalu di gantikan kekelaman yang kejam. Kemana perginya keramahan dan kesenangan hidup? Entahlah, barangkali ia bersembunyi di bawah atap atap kemapanan dan enggan berada di jalanan. Barangkali ia seperti debu debu jalan yang tersapu oleh derasnya hujan. Barangkali ia sudah masa bodoh dengan harapan-harapan yang dititipkan pada tetes tetes air yang jatuh menghujam tanah.

“Ah, mengapa pula Jakarta harus hujan malam ini? Jemu dan menyebalkan!”
Dia pun menggerutu, tak terlalu lama, karena ia pikir akan percuma. Bukankah demikian adanya : kehidupan memang menjemukan. Siapa bilang ia penuh kejutan? Itu cuma bisa bisanya Seno Gumira Ajidarma dengan cerita cintanya.

Baginya, semua selalu berakhir sama : ketidakpastian yang berujung pada tragedy. Kita boleh punya rencana, punya cita cita, dan berusaha untuk mencapainya, tetapi hidup tak berjalan seperti kemauan kita. Kita tak pernah tau kemana hidup membawa kita pergi. Barangkali kita tidak akan pernah mencapai tujuan kita. Barangkali kita akan mencapai tujuan kita, tetapi dengan cara yang tidak terduga. Siapa yang tahu, siapa yang menyangka karena realita tak mudah dicerna. Karena faktanya, ia yang semula hendak pergi keliling kota, kini cuma bisa menatapi jendela.

“Hidup tak lagi ramah,” pikirnya.

Sunday, November 7, 2010

81

Lewat jendela, aku melihat di atas tanah yang tertutup salju seekor katak mungil. Ia mengerlingkan sebelah matanya dan membeliakkan sebelah mata yang lain, memandangku tanpa bergerak. Aku mengerti bahwa itu menandakan Tuhan.

Ia menampakkan diri padaku dalam wujud itu, melihat apakah aku mengerti.

Dia mengerlingkan sebelah mata untuk berbicara padaku. Ketika Tuhan berbicara pada umat manusia, ia tak ingin mereka mendengar suaranya.

Itu tak mengejutkanku, walaupun ia harus berwujud demikian, walaupun Tuhan selalu menjadi seekor katak bermata satu yang bundar dan terbuka lebar. Sungguh pengasih dia hingga berkenan menangani seorang manusia sehina diriku!

Bahasa tak terpahami yang dikatakannya dengan matanya yang lain, sambil mengedipkan mata untuk memperhatikan umat manusia, tentunya harus kupahami. Tapi, itu bukan urusannya.

Sunday, October 10, 2010

" orang-orang itu.. mereka selalu mengharapkan aku selalu kelihatan ceria, " keluh seorang teman.
" kalo aku ada masalah, suntuk dikit.. langsung di protes trus ngga ada yang mau dengerin masalah aku.. mereka pikir aku tegar, bisa handle semuanya.. "

ah, teman.. jangan begitu dong ah....

" iya, vien.. rasa-rasanya aku dituntut untuk tampil ceria, ketawa terus, padahal ini otak sudah penuh.. sudah sesak.. yang semulanya dekat, tiba tiba menjauh.. emang aku ga boleh mengeluh ?? !! "

sabar, teman.. sabar.. " ngga semuanyalah.... "

" ah, sama saja semuanya. capek aku !! "

All your life you are told the things you cannot do.
All your life they will say, you are not good enough or strong enough or talented enough..
They will say you are the wrong height.. the wrong weight.. or the wrong type to play.

This or be this or achieve this,
They will tell you NO !! a thousands times.. NO until all the no's become meaningless..

All your life they will tell you NO
quite firmly and very quickly.

They will tell you NO.
And..
You will tell them, YES !!

Banyak curhatan yang masuk ke saya, tentang “Malu” dengan berbagai alasan dan fakta fakta pendukung yang mereka sodorkan mentah2 ke hadapan saya. Sehingga mereka merasa minder atau yang lebih menyedihkan ; mereka terpaku pada zona nyaman.

Terpaku pada keadaan fisik yang kurang proposional, pada keadaan finasial, pada masa lalu, pada latar belakang pendidikan, pada pekerjaan, pada gaya hidup, pada orientasi seksual, dan pada pendapat orang lain…

Well.. biar saya TULISKAN, supaya tidak perlu saya KATAKAN lagi :

Saturday, October 2, 2010

Aku bukan Superman.. yang dapat menangkap dan anti peluru. yang dapat mendengar bunyi bisikan dari kejauhan..

Aku sakit dan berdarah jika kena pukulan, meski yang memukul berjalan bagai seekor badak.. darah dan luka bisa mengering, tapi sakit kadang agak susah untuk hilang bekasnya, apalagi jika harus tiap hari berkaca dan melihat hasil pukulannya.

Meski aku terbiasa dengan luka, dari ujung kaki hingga kepala aku mempunyai banyak bekas luka. Entah itu luka hasil dari kebodohanku sendiri, hasil ke-egoisanku, sampai hasil sembelitku.

Sunday, September 26, 2010

Andai aku punya Baling Baling Bambu-nya Doraemon..

Bukan cuma 1, tapi 10 untuk aku taruh 2 di kepala, 2 di bahu, 2 di perut buncitku, 2 di pantat lebar ini, dan 2 di kakiku. Agar aku bisa terbang ke sisimu untuk mengoleskan minyak kayu putih, minyak telon, balsem dan minyak tawon di perutmu yang sakit, lalu memijat kakimu hingga kau tertidur.. atau hanya sekedar memeluk mu..

Tapi aku hanya punya 2 batang sumpit kayu (terlihat seperti bambu jika dipaksa) sisa makan siang ku di Bakmi Golek. "Jangan dibuang!" kata mami, bisa untuk sodok sodok tisue... entah apa maksudnya...



aku,
yang merindukan mu...
 
Copyright (c) 2010 Vien's. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.